Minggu, 30 Agustus 2020

3 Dampak Besar Virus Korona Dalam Perekonomian

Aplikasi pembukuan gratis Buku Kasselalu dapat membantu di saat situasi genting seperti ini. Khususnya untuk memanage dan menekan biaya pengeluaran. Saat ini banyak orang yang mengeluh kondisi keuangan sangat terpuruk. Dampak wabah virus korona sangat besar dan semua orang terpukul, sebab hampir 50% penduduk Indonesia kehilangan pekerjaan.

Secara garis besar dampak dari virus korona terbagi ke dalam 3 bagian, antara lain sebagai berikut :

3 Dampak Besar Virus Korona Dalam Perekonomian


1.     Konsumsi / tingkat daya beli turun drastic

Semua peraturan khusus yang harus dilakukan pada saat virus korona ini membuat nilai konsumsi dan daya beli turun drastis. Karena semua orang dilarang keras melakukan interaksi sosial. Meskipun itu hanya untuk sekedar membeli kebutuhan hidup sehari hari.

Dengan turunnya daya beli, tentu saja juga membuat perekonomian melemah. Terutama bagi para UMKM yang hanya menggantungkan penghasilan dari usaha tersebut.

Ketika hal inilah moment tepat untuk menyakinkan diri sendiri untuk segera mendowload aplikasi pembukuan gratis Buku Kas. Salah satu manfaat besarnya BukuKas dapat memantau grafik neraca perkembangan usaha UMKM.

Selain itu dapat mengetahui daftar pembeli / konsumen yang belum juga melunasi hutangnya. Bagi UMKM konsumen yang berhutang merupakan penghasilan pasiva. Penghasilan tersebut dapat digunakan untuk menutupi kekurangan ekonomi.


2.     Ketidakpastian dalam berbagai macam hal

Dampak virus korona kedua yaitu muncul berbagai macam ketidakpastian. Hal ini membuat semua orang seolah bergantung pada harapan palsu. Khususnya bagi para anak anak yang tengah sekolah.

Hingga kini masih belum dapat diputuskan kapan kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dimulai seperti biasa. Banyak anak anak yang telah merasa jenuh di rumah. Selain itu kegiatan belajar di rumah sangat tidak efektif.

Selain dalam dunia pendidikan, dunia pariwisata juga mengalami hal serupa. Hingga saat ini masih banyak tempat wisata yang belum beroperasi. Padahal di saat kondisi ekonomi sedang terpuruk, mengunjungi tempat wisata dapat membuat pikiran dan hati menjadi lebih rileks dan melepaskan sejenak masalah ekonomi.


3.     Turunnya aktivitas eksport dan impor

Salah satu faktor yang membuat sebagian besar perusahaan mengadakan phk secara massal karena aktivitas ekspor impor turun secara drastis. Jadi tidak ada perdagangan antar negara dalam bidang apapun.

Dengan berkurangnya aktivitas ekspor impor membuat sebagian besar harga komoditas menurun. Mulai dari batu bara, minyak, hingga CPO. Ini mengakibatkan sebagian besar perusahaan harus menaikan harga di pasaran hanya untuk mempertahankan kelangsungan perusahaan itu sendiri. Meskipun telah memahami nilai daya beli masa juga berkurang.


Dengan aplikasi pembukuan gratis Buku Kas ini dapat mengatasi semua permasalahan ekonomi tersebut. Salah satu cara untuk membuat kondisi finansial stabil yaitu melakukan hidup hemat secara besar besaran. Caranya dengan membuat agenda pengeluaran dan keuangan lain melalui BukuKas.